Minggu, 05 September 2010

Kasih Sayang Seorang Ibu

"Tiar, Tiar !", sapa seorang ibu. Sambil melihat anak perempuan temannya, ia menyimpan tangisan dalam hatinya. Beliau teringat masa kecilnya yang sedih. Saat berumur 6 tahun, Beliau disekolahkan di SD. Beliau memang anak yang cukup pintar dan berbakat. Masa-masa bahagia itu larut dalam hati sang ibu. Tapi sejak beliau menikah dengan seorang pria, hidupnya menjadi berantakan. Suaminya tidak mau bertanggung jawab terhadap urusan rumah tangganya. Akhirnya Ibu itu cerai dengan suaminya. Ketika mengandung anak pertamanya, hidup beliau bercampur aduk. Antara senang mengandung anak pertamanya dan kesulitan menanggung beban rumah tangganya.Tiba saat hari kelahiran anaknya. Sang ibu dibawa ke RS. Anak sulungnya diberi nama Tiar.Tiar anak yang lucu. Saat umurnya menginjak 2 tahun, Tiar terlihat sangat kelelahan. "Kenapa kamu, nak? Kelihatannya kamu lelah. Ayo, Makan dulu lalu tidur!", kata sang ibu."Iar lapar capek",kata Tiar. Singkatnya setelah anaknya tidur cukup lama sang Ibu membangunkan anaknya untuk segera mandi. Alangkah terkejutnya sang ibu, melihat anak sematawayangnya terbujur kaku. Sang Ibu tak kuasa menahan tangis yang tak dapat dibendung. Hingga kini, jika si ibu melihat seorang anak yang seumuran anaknya dulu, selalu memanggil nama anaknya. Yaitu"Tiar".